Semarang, 8 Juni 2022 — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengukuran Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) di MG Setos Hotel, Kota Semarang, pada tanggal 7–8 Juni 2022.
Bimtek ini diikuti oleh perwakilan 35 Kabupaten/Kota, masing-masing mengirimkan dua peserta. Selain itu, hadir juga peserta dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Ibu Sapta Hermawati, SH., MM, pada pukul 16.00 WIB.
Hadir pula narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, yaitu:
-
Dr. Aidin Bondar, M.Si, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca
-
Pustakawan Alfa Husna, SS., MP, R. Rahmat Ramadhan, S.Hum., M.Hum, dan Ilsa Nurul Oktaviani, S.Hum
Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta agar mampu melakukan pengukuran IPLM dan TGM secara mandiri di Kabupaten/Kota masing-masing. Selain itu, peserta memperoleh informasi terbaru mengenai metode pengukuran yang telah dievaluasi oleh Perpusnas RI.
“Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami metode pengukuran IPLM dan TGM dengan baik, sehingga dapat diterapkan secara akurat di daerah masing-masing,” ujar Dr. Aidin Bondar dari Perpusnas RI.
Pada acara penutupan, Yusada, SH., M.Hum, Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan pesan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama bimbingan teknis.
“Kami berharap setelah mengikuti bimtek ini, peserta dapat segera menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, sehingga pengukuran IPLM dan TGM di masing-masing daerah berjalan efektif dan akurat,” ujar Yusada, SH., M.Hum.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat, mendorong minat baca, serta mendukung pengembangan perpustakaan yang berbasis data dan evaluasi resmi dari Perpusnas RI.


