Slawi, 28 Juni 2022 — Meningkatnya jumlah kunjungan pemustaka setiap tahun serta bertambahnya koleksi buku mendorong Perpustakaan Daerah “Soekarno-Hatta” Kabupaten Tegal untuk melakukan penambahan ruang layanan perpustakaan. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan pemustaka sekaligus mengoptimalkan penyajian koleksi buku kepada masyarakat.
Penambahan ruangan diharapkan dapat membuat pemustaka merasa lebih nyaman dan betah berlama-lama membaca di perpustakaan. Selain itu, ruang tambahan juga memungkinkan koleksi buku baru dapat segera dipajang dan diakses oleh pengunjung.
Pada tahun 2022, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan untuk pembangunan perluasan gedung layanan perpustakaan tiga lantai dengan nilai anggaran sebesar Rp2.992.500.000. Sebagai tanda dimulainya pembangunan, dilaksanakan acara seremonial Peletakan Batu Pertama pada Selasa (28/6).
Acara tersebut dilakukan oleh Bupati Tegal yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Abdul Apipudin, M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Tegal menyampaikan pesan agar pembangunan perluasan gedung perpustakaan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diselesaikan tepat waktu.
“Saya berpesan agar pembangunan perluasan gedung layanan perpustakaan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sesuai aturan yang ada, serta selesai tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan,” ujar Drs. Abdul Apipudin, M.Si.
Lebih lanjut, pembangunan ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan pembelajaran masyarakat.
“Dengan adanya gedung layanan yang lebih luas dan representatif, kami berharap minat masyarakat Kabupaten Tegal untuk berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan semakin meningkat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan layanan perpustakaan sebagai upaya mendorong budaya gemar membaca dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.


